Sangiang di Bulan Penuh Cinta

Udah romantis belum judulnya?

Ah yang jelas aku akan bercerita. Perjalanan singkat ku kali ini membenarkan kata bijak ini.

“Indah itu tak hanya apa yang dilihat, namun juga apa yang dirasa.”

Perjalanan yang dimulai dari kecerobohan aku. Siang ini dapat ajakan ngetrip Β dari salah satu teman. Langsung bilang iya tanpa liat info daaaaaaan Welcome to trip pulau sangiang.

Pict narsis πŸ™‚

Emang udah pengen kesini sejak lama sih tapi belum kesampaian. Kecerobohan ini aku sadari di hari kedua, mepo trip kali ini adalah Pelabuhan Anyer maaan, sekitar 2 jam dari tempat aku berdiam.

Cerita punya cerita, aku yang punya cerita mulai bingung akan berangkat dengan cara apa. Ehem, aku sedikit konsisten dengan kata-kata. Jadi jangan ada yang menyarankan aku cancel dari trip impian ini ya. Ya kan dijaman edan ini orang akan menilai orang lain dari apa yang mereka liat toh? Tanpa mengenali aslinya seperti apa.

Singkatnya, H-1 aku bersiap-siap menuju ke rumah teman dan akan berangkat di malam itu menuju Kota Cilegon. Dari kalideres kami menaiki bus menuju kota cilegon. Ga lupa kok buat nanyain ini tujuan bus kemana tapi tetap saja, kondektur bus nya “asa ka dapek pitih sajo“. Kata-kata itu suka aku lontarkan ketika kondektur bus tak beres dalam bekerja. Bagaimana tidak? Di 30 menit waktu sebelum sampai ditujuan kami diturun kan di terminal dadakan bus dengan tujuan ingin memindahkan ke bus jurusan seharusnya. Β Trouble selanjutnya juga mendekat tapi aku tak ingin membahas, bikin nyesek lho. Sementara tulisan ini akan dilanjutkan bukan?

Oke next,

Sudah di bus yang seharusnya dan aku menikmati perjalanan selanjutnya. Tepat pukul 22.30 WIB kami sampai di pusat kota cilegon yang disambut dengan dingin oleh teman-teman disana. Iya, tak ada sajian teh hangat, wedang atau apalah yang bisa menghangat kan tubuh yang masih rindu pelukan dia. Upss astagaaa aku menulis ngalor ngidul.

Malam itu tidak berjalan sesuai rencana, bukan plan pertama sih tp kali ketiga setelah aku gagal dalam harap ingin ku mengkeskplore kota ini. Iya, aku tak berani untuk melancong sendiri. Keinginan untuk tidur dimasjid juga gagal, kami malam ini di tumpangkan di rumah salah satu teman yang memang berasal dari sana. Plan kedua apa? Ah aku sudah lelah memikirkan nya.

One day trip to sangiang island dimulaaaai…

Pagi ini menuju pelabuhan dan mulai menyebrangi pulau.

πŸ“·πŸ“· cekreeek cekreeeek ada yang ambil foto aku πŸ™‚

Nah sebelum menuju pulau sangiang kita direncanakan untuk mencari spot snorkling yang indah. Setelah pencarian pun aku menyimpulkan, menurut aku sih ya ini bukan spot yang terlalu bagus seperti yang telah diceritakan pendatang sebelumnya. Apa mungkin aku yang terlalu berimajinasi lebih? Ya tapi sedikit kecewa sih dengan spot yang kita temukan. Mungkin, mungkin lagi nih yaa?? Aku butuh ke tempat ini di kali kedua. Ajak aku yaaa πŸ™‚

Tujuan selanjutnya adalah menuju Hutan Mangrove.Β Setelah melewati hutan ini sampailaah di Pulau Sangiang. Bergegas mandi, makan siang dan kami akan bersiap-siap menuju Puncak Harapan. Biar kita sama-sama berharap ya tapi aku ga tau kita itu siapa. Hihihi

Eits tunggu dulu, sebelum menuju puncak harapan kami sempat mampir di Goa Kelelawar. Dinamakan Goa kelelawar karena memang goa ini memang banyak kelelawarnya. Bau sekali disini dan aku tak bisa berlama-lama. Foto dulu aja yuk,

Entah ekapresi apa ini, ckckck

Selanjutnyaa menuju puncaak, gemilang cahayaa 🎡🎡🎡🎡🎡

Ah jadi nyanyi-nyanyi yaa, menikmati perjalanan ini mah. Biar selalu bahagia. Setelah ini, teman-teman hanya akan di temani foto-foto yang sempat aku abadikan di beberapa view. Maafkan, aku tidak terlalu narsis, jadi percayalah foto ini adalah semua koleksi ku di perjalanan ini. He he he

View kebanyakan ya? Tapi aku ga bisa foto sendiri πŸ™
Ini foto aku ngintip-ngintip dekat puncak harapannya
Pinggang adek sakit bang πŸ™‚
Muka adek udah gosong, dimaklumi saja ya hihihi
Aku lupa ini sebelah mana, tapi katanya disini bagus buat foto. Benarkah?
Ramean 1 : (dari kiri) Wiwit, Chaca, Ka Hasna
Ramean 2 : Tanpa penjelasan πŸ™‚
View Pantai dan bidadarinya *ups
Anak gadis berdua ini entah ngapain, ckck

04.00 WIB lho, sudah terlalu malam ya? eh tepatnya sudah pagi ini. Eh eh eh aku bahagia lho,Β 

Liat aja ekspresi nya, biar ga no pict hoax guys
Ini muka lelah kita lho haha

Overall, aku bahagia. Trip bagiku adalah bagaimana aku caraku menikmati keindahan ciptaan tuhan ini. Alam itu senyata nya indah, hanya bagus atau tidak adalah perbandingan biasa dari beribu keindahan ciptaan tuhan lainnya.

Oh iya, penuh cinta karena ini trip di bulan februari aja kok. Mempermanis judul dari sedikit kenangan yang tengah aku gores. Hehe

Yuk bercerita kembali, boleh tanya-tanya di kolom komentar dibawah ini yaa. Adakah yang terlupa aku ceritakan ya?Β 

30 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: