Hidangan Kopi khas Aceh, Makanan dan Panganannya Ada Di Jakarta

Menikmati kopi menjadi pilihan kami untuk mengisi jumat malam kali ini. Di tengah kesibukan masing-masing kami memang ingin sejenak menghabiskan akhir pekan walau hanya sejenak bertemu tatap.

Perjalanan ini pun dimulai. Aku bersama dua orang temanku sudah berjanji untuk bertemu di Sarinah, salah satu mall yang berada di pusat Kota Jakarta. Janjian untuk mengisi malam bersama ini penuh drama. Kami ragu memilih ingin cari hiburan atau akan hangout di tempat-tempat yang sangat ingin di datangi. Awalnya ingin karaoke saja hitung-hitung olah suara, kali aja nanti jadi penyanyi kondang ya kan? Atau kita akan jadi trio apa gitu? Mumpung kita lagi bertiga. Trio halu misalnya, mengingat karena kehaluan aku yang sudah akut seperti yang kamu baca saat ini. Untung saja masih ada dua orang lagi yang mengimbanginya ya. Hahaha

Alhasil kita malah memilih untuk menghabiskan malam dengan menikmati sebuah kopi. Miss coffee yang jadi guidenya, seorang temanku yang selalu mengaku pecinta kopi dan dia. LOL

Perjalanan kemudian kami lanjutkan ke Jalan Sabang, yang hanya berjarak sekitar 1 km dari Mall Sarinah. Sebagai tempat yang cukup terkenal dengan tempat kuliner yang akan di buru oleh para wisatawan jika mengunjungi Kota Jakarta, pukul 22.00 WIB saja tempat ini masih ramai oleh pembeli dan penjual. Di sepanjang jalan kamu akan menemukan para penjual beragam hidangan yang ramah di perut. Kalo ramah di kantong, mungkin relatif lah ya.

Malam ini, kami menjatuhkan hati pada salah satu warung kopi kecil yang jika dilihat dari luar sih tidak banyak pengunjung. Namun aku suka dengan interior yang ia tampilkan. Kecil minimalis, lalu lampu yang tidak terlalu terang. Pemilihan lampu berwarna kuning, sepertinya memang sangat cocok untuk sebuah warung kopi dengan kesan klasik. Tanpa berlama-lama kami pun masuk dan mulai mencari tempat duduk. Sesaat kemudian, sampailah kami di waktu favorit, memilih makanan yang akan di santap. Hmm apa saja ya menunya? Aku akan ulas satu persatu minuman dan makanan yang kami pesan ya, cuma buat kamu lho ini. Kurang baik apa coba aku. LOL

Pesanan pertama adalah Kopi Sanger, awalnya aku berfikir ini adalah kopi susu.Β Berwarna coklat keemasan layaknya sebuah hidangan yang terkenal dengan kopi susu. Namun jika kamu cicipi, rasa sangat berbeda sekali dengan rasa kopi susu yang seringkali lebih banyak terasa susu daripada nikmatnya kopi.

Rasa penasaran aku berlanjut untuk mengetahui apa itu kopi sanger. Aku kutip dari keterangan di laman Wikipedia, Sanger adalah campuran dari kopi hitam, susu kental dan gula. Perbedaan yang saat mencolok dibanding kopi susu adalah taste yang ia ciptakan. Aroma kopi yang lebih mendominasi adalah hasil apik dari cara penyajian yang berbeda. Untuk membuat sanger takaran kopi , susu kental dan gula harus pas. Kopi ini diseduh dengan saringan dari kain berbentuk kerucut, kemudian ditambahkan susu kental dengan sedikit gula lalu dikocok sampai berbuih. Konon untuk mendapatkan sanger yang nikmat, campuran susu dan gula hanya sedikit saja dan tidak semua pembuat kopi yang bisa membuat kopi sanger ini. Kalo kamu penasaran, kamu bisa menemukan minuman ini di Jakarta yang genks.

Selanjutnya adalah Roti Canai atau yang sering disebut dengan roti cane, udah ga asing kan ya?

Di setiap warung penjual makanan aceh ini sangat mudah kamu temukan. Roti canai adalah roti berbentuk pipih dengan sedikit mentega yang membuat roti ini memiliki tekstur yang lembut dan renyah. Berben

tuk pipih mungkin karena dibuat dengan cara diputar hingga tipis, lalu dilipat kemudian di panggang dengan minyak. Atau kamu bisa juga membuatnya dengan menebarkan adonan setipis mungkin di atas panggangan. Jika biasanya makanan ini di hidangkan dengan kari, aku malah mencoba roti cane polos tanpa tambahan apapun. Biasanya aku senang mencicipinya dengan tambahan susu di atasnya, hanya saja pada menu hanya tertera roti dengan topping keju susu. Aduh, maaf ya abang, adik tak suka ada keju di atas canai ini. *mendadak drama.

Kemudian ada Martabak Aceh. Kamu tau ga sih apa yang aku fikirkan pertama kali melihat hidangan ini? Aku berfikir bahwa kita tengah memesan seporsi telur dadar. Tapi kali ini kita masih saja salah guys, ini adalah seporsi roti canai dengan balutan telur. Ini lah yang disebut dengan Martabak Aceh dan aku suka. Apalagi kalo di cocolΒ  sambel. Mantap deh pokoknya. Roti canai polos yang sebelumnya sudah kami pesan pun juga ikut aku cocol sambel. Sama- sama yummy kok, kamu beneran harus coba ya.

Selain pesanan yang kami pesan, kami juga di hidangkan panganan tambahan yang aku tau belakangan adalah panganan tradisional khas aceh. Aku sih iseng aja nanya sama abang-abang yang melayani pembayaran di kasir. Aku memang susah mengingat namanya satu persatu, mungkin nanti jika kamu orang aceh dan tau namanya boleh lah kasih tau aku ya. Atau aku harus kembali ke warung kopi ini untuk bertemu abangnya kembali, eittsss jangan berfikir aku modus dulu ya. Aku hanya ingin tau nama-nama panganan ini. Percayalah,

Pesanan di Warung Kopi Aceh

Hayoooo, kamu kapan mau ketemu aku?

 

Baca Juga : Kuliner Khas Cikini: Bubur Cikini dan Es Krim Tjanang

87 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: