Bagaimana Trading dengan Menggunakan Sentimen Analisis?

Trading di kalangan anak milenial sekarang, memang sudah seakan menjadi tren ya? Tidak trading-tradingan, tidak gaul, belum terlihat kekinian atau bukan muda/i mapan. Tidak sedikit juga yang ikut-ikutan sampai lupa belajar untuk mempelajari bagaimana trading bekerja? Tapi kita tidak boleh ya jadi muda mudi yang lupa belajar. Salah satu yang harus dipelajari adalah trading dengan sentimen analisis yang penting diketahui oleh trader terutama pemula.

Analisa sentimen menjadi alat yang bisa digunakan trader untuk memahami dan melakukan tindakan harga. Untuk membuat strategi trading lebih matang kamu juga harus tahu apa itu analisis sentimen pasar. Analisis ini pula yang bisa mendukung analisis fundamental dan teknikal yang kamu lakukan.


Analisis sentimen tidak boleh dianggap remeh, karena memiliki pengaruh terhadap nilai tukar mata uang dan menjadi cara pandang seorang trader terhadap pasar. Banyaknya jumlah trader di seluruh dunia ini akan membuat akumulasi cara pandang para trader memiliki kekuatan yang sama sehingga potensi perubahan harga market bisa menjadi semakin besar. Lalu, bagaimana cara trading dengan sentimen analisis tersebut? Yuk Simak!

Trading dengan sentimen analisis

Pahami Trend Sentimen Pasar


Cara trading dengan sentimen analisis yang bisa kamu lakukan adalah pahami trend sentimen pasar lebih dahulu. Ada beberapa metode yang bisa kamu gunakan untuk memantau trend pergerakan sentimen pasar seperti grafik candlestick, data rasio jual beli dan DOM. Nah, untuk mendapatkan hasil yang akurat sebaiknya kamu melakukan analisis dengan lebih dari satu metode.


Perhatikan Volume


Cara trading dengan sentimen analisis selanjutnya adalah perhatikan volumenya. Jika trading saham, kamu bisa menggunakan volume untuk mengukur situasi pasar paling baru. Misalnya, jika harga saham terus menguat namun volume rendah bisa jadi memang sentimen pasar melemah.


Nah, di pasar FX kamu bisa mengaplikasikan indikator volume. Misalnya indeks arus uang atau on balance volume atau OBV untuk mengukur adanya sentimen pasar. OBV akan menunjukkan hasil yang jauh lebih dipercaya karena menjadi akumulatif penambahan volume selama periode dimana pasar bisa menutup bullish yang minus dalam penjumlahan dari volume selama periode dimana pasar akan mengakhiri bearish.


Perhatikan Peningkatan dan Penurunan


Saat ada peningkatan atau penurunan di garis OBV tanpa ditemani dengan perubahan harga yang terus menerus, hal itu mengindikasikan tren yang saat itu sedang berlangsung akan segera membalik. Meski demikian, kamu juga harus mempertimbangkan konfirmasi lain sebelum kamu membuat keputusan yang spontan.


Update Informasi


Cara terakhir trading dengan sentimen analisis yang penting adalah selalu update informasi kamu. Cara pandang trader akan dipengaruhi oleh berbagai informasi yang muncul. Saat ada perubahan baru, sentimen pasar akan selalu berubah dalam hitungan menit bahkan detik. Pastikan jika berita yang kamu terima benar, bisa dipercaya bahkan tervalidasi ya.

Setelah membaca artikel diatas bisa ditarik kesimpulan bahwa sentimen analisis sangat penting bagi seorang trader. Oleh sebab itu, penting bagi trader melakukan strategi trading FX sesuai dengan sentimen pasar.

Nah, untuk memudahkan trading dengan sentimen analisis kamu bisa mempercayakan trading kamu di DCFX, Mengapa DCFX? Hal itu karena DCFX merupakan perusahaan broker trading terbaik Indonesia, profesional dan terpercaya, selain itu DCFX menyajikan update informasi berita penting yang bisa kamu manfaatkan dalam trading dan menganalisa sentimen pasar, yuk bergabung bersama DCFX sekarang juga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!