-
Alibi Setor Arisan, Bakso Gondrong Tebet Ludes 2 Porsi
Sore ini aku kunjungi bakso Gondrong tebet untuk alibi setoran arisan. Memang sekedar alibi sih, karena sebenarnya masih banyak cerita yang bisa aku tulis untuk teman-teman pembaca, tapi bakal ngalahin tangisan abis nonton drama korea kalo aku harus nulis sekarang. Haha lebay emang. Nah, biar ga pake mikir banyak dulu dan ga pake drama tangisan ala-ala ini perjalananku sore ini bakal jadi tulisanku. Menuju Bakso Gondrong Tebet Perjalanan aku mulai dengan naik KRL menuju stasiun Tebet. Berangkat pukul 15 pas dari stasiun Manggarai, aku sampai di stasiun Tebet tepat pada pukul 15.13 WIBC (Waktu Indonesia Bagian Caca). Dekat sekali memang. Nah di menit-menit selanjutnya aku sibuk menunggu kedatangan seorang teman…
-
Marlina, (bukan) Pembunuh dalam Empat Babak
Marlina, si cantik yang diperankan oleh Marsha Timothy ini terlihat sedikit tua dan pucat. Tenang, dingin atau apapun sebutan untuk menggambarkan kesan tidak bersahabat. Banyak ekspresi memang yang tergambar dari dandanan yang dihadirkan pada pemeran utama di film ini. Namun cocok dengan judul “Marlina, pembunuh dalam empat babak”. Ngeri, komentar pertama yang kutau dari beberapa sahabat yang sudah terlebih dahulu melihat film ini. Tidak salah dong ya kalau aku justru deg-deg an, bahkan lebih deg-deg an daripada ketemu mertua pertama kalinya. Justru ini tantangannya, Film yang disutradarai Mouly Surya ini memang berhasil membius penonton dengan apiknya cerita dan gambar yang ia hadirkan. Memiliki empat babak, film ini dimulai dengan kisah…
-
Setu Babakan Tidaklah Sesuai Mimpi
Penasarannya dari lama tapi baru kesampaian. Siang ini, mumpung libur saya berhasil merayu teman untuk sampai ke lokasi ini, Setu Babakan. Terkenal dengan kampungnya orang betawi, ternyata ga semua dari tempat ini dipenuhi oleh urang betawi nya. Hanya dipenuhi orang betawi, hanya ada makanan betawi, semua yang berbau betawi dan segala budaya nya. Oke, ini hanya mimpi. Nyatanya, yang menjadi tujuan utama jika berkunjung ke lokasi ini adalah sebuah danau seluas 30 hektar dengan kedalam 1 hingga 5 meter. Danau yang beralih fungsi sebagai penampung air resapan ini disulap warga setempat menjadi tempat wisata. Dikenal dengan Perkampungan Budaya Betawi tempat ini tidak hanya menjadi tempat wisata namun juga menjadi pusat…
-
Minimalisir Resiko Pendakian Gunung Bersama RS Firdaus. Yuk berbagi tips !!!
Resiko dari pendakian gunung pada setiap pendaki tentu berbeda-beda. Bisa saja itu tergolong ringan dan bisa saja tergolong berat. Tergantung jam terbang pendaki atau bisa jadi persiapan. Untuk persiapan bisa saja persiapan fisik yang utama, mental dan selanjutnya yang tak kalah penting adalah mempersiapkan pemahaman tentang aktifikas pendakian. Saya yang masih berniat mencoba akifitas mendaki saja merasa tertarik untuk datang ke acara yang RS Firdaus yang di gelar bersama dengan Klub Buku dan Blogger Backpacker Jakarta kali ini. Mereka memang berjodoh alias tidak bisa dipisahkan. Satu bergerak di bidang medis dan satunya berisi orang-orang yang suka jalan kemana pun mereka suka termasuk ke gunung. Tidak akan sama hal nya dengan…
-
Berkunjung ke Museum Taman Prasasti
Hal teristimewa dari sebuah Museum sudah pasti sejarah yang selalu terjaga hingga waktu yang tak terbatas. Tak terkecuali tempat yang kali ini aku kunjungi. Museum Taman Prasasti, berlokasi di Jalan Tanah Abang No 1, Jakarta Pusat merupakan sebuah museum cagar budaya peninggalan jamannya kolonial belanda ini menjadi salah satu museum yang menurut aku sih sangat menarik untuk kita kunjungi di Jakarta. Bagaimana tidak? Koleksi prasasti nisan kuno serta miniatur makam dari berbagai daerah di Indonesia dan bahkan koleksi kereta jenazah yang antik menggoda untuk kita simak sejarahnya. Sepintas cerita yang aku tangkap adalah adanya kereta jenazah yang dahulu digunakan untuk mengantar jenazah si Bapak Proklamator Indonesia, Soekarno ke peristirahatan terakhirnya.…