PULAU KOTOK dan SI ELANG BONDOL MASKOT JAKARTA

Kamu sudah pernah ke Pulau Kotok? Jika sudah, tahukah kamu kalau Pulau Kotok mempertemukan aku dengan si maskotnya Jakarta? Aku yakin sekali kamu belum tahu ya. Aku akan kasih tahu sedikit cerita tentang Pulau Kotok dan si Elang Bondol yang jadi maskotnya Jakarta.

Perjalanan dan Sepenggal Cerita tentang Pulau Kotok

Dini hari itu aku beranjak dari daerah Jakarta Pusat bersama dua orang teman, aku akan menuju pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara. Salah satu tempat alternatif jika kamu ingin menyebrang ke bagian-bahan kepulauan seribu. Kami berangkat mengisi akhir pekan dengan ceria. Ceria aja dulu ya kan, lupain aja kalau badanku sedang meriang.

Niat hati ingin snorkeling-snorkeling cantik di Pulau Kotok. Mupengnya udah dari sebulan yang lalu, sejak aku amankan seat aku dalam trip perdana Backpacker Jakarta ke salah satu bagian Kepulauan Seribu ini.

Pukul 6 Pagi aku sudah di pelabuhan dan bergabung dengan rombongan, kita bersiap nyebrang. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 2 jam menuju Pulau Harapan dan akan dilanjutkan nyebrang dengan kapal kecil ke Pulau Kotok selama 45 menit. Bahagianya itu aku bisa menikmati perjalanan ini, aku berasa sudah lama sekali tidak melihat pantai. Seingetku aku terakhir kali main pantai-pantaian waktu ke Pulau Melinjo, sudah lama sekali.

Berbahagia sekali hari ini rasanya sampai ga sadar rombongan sudah sampai di pelabuhan.

Inilah Pulau Kotok Besar, ternyata tidak menakutkan seperti yang orang bilang. Sempet merinding sebelumnya karena banyaknya kabar bahwa pulau ini berhantu, ada resort yang sudah lama ditinggal penghuninya dan ada binatang liar juga. Aku sampai berniat membatalkan perjalanan ini awalnya hanya karena isu-isu ini. Ah tapi ya tapi itu,  rasanya siang ini juga wajar saja kalau aku sampai sini aku celingak celinguk kanan dan kiri setiap melangkahkan kaki. Beruntungnya kita bukan satu-satunya rombongan yang ada di sini weekend ini. Aku malah urut dada padahal belum tentu satu area camping.

pulau kotok elang bondol

Suasana ini diperparah dengan kenyataan, bahwa ternyata kita justru camping di depan resort yang sudah lama tak diisi. Berseberangan atau bahkan bisa kita sebut satu area yang disatukan, karena kami memanfaatkan toilet resort selama berada di pulau ini. Aku akhirnya santai saja dengan kondisi ini karena nyatanya semua muka teman-temanku baik-baik saja. Jadilah aku ikut menikmati liburan layaknya mereka juga sedang berbahagia. Kami sampai di area camping dan siap untuk mendirikan tenda. Agenda selanjutnya kita akan mencari spot snorkeling dan diving yang menarik.

By The Way, ceritaku ini akan sangat kurang gambar karena aku ternyata tidak sedang baik-baik saja. Aku jadi malas mengambil foto-foto disini karena badanku sedang tak enak. Begitupun dengan gambar bawah lautnya. Aku hanya sempat menyelam sebentar, menghilangkan rasa penasaran dengan cerita bawah laut pulau Kotok yang menurut aku biasa saja. Tapi ada yang tidak biasa di Pulau ini. Pulau Kotok Besar terkenal dengan Blue Lagoon nya. Tak jauh dari tempat kami mendirikan tenda, ada spot foto yang menarik. Keindahan pemandangan sekeliling membuat sore ini indah sekali rasanya.

pulau kotok elang bondol

Perjalanan ini menjadi hanya trip akhir pekan yang biasa bagiku. Sebelum akhirnya, aku berkesempatan ikut tugas kantor kembali ke pulau ini dan menemukan cerita lain tentang keberadaan Pulau Kotok. Luas pulau ini mencapai 20.75 hektar. Terdaftar menjadi bagian dari
Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Jika Pulau Panggang terkenal sebagai salah satu pulau padat penduduk, mungkin Pulau Kotok adalah hanya salah satu dari pulau kosongnya.

Sebelum menginjakkan kaki di pulau ini, mungkin diantara kita akan punya cerita berbeda-beda tentang penampakan awal. Tergantung di pelabuhan bagian mana kapal kamu berlabuh? Kenapa begitu?

Karena, Pulau Kotok sendiri memiliki 4 dermaga yang masih aktif digunakan. Ada dermaga barat, dermaga kotok besar lagoon (tempat kami berlabuh), dermaga utama dan dermaga timur. Saat aku bertugas ke Pulau Kotok ini, kapal kami berhenti di dermaga utama. Ini ceritaku selanjutnya.

Elang Bondol si Maskot Jakarta

Maskot DKI Jakarta adalah Elang Bondol. Sudah pada tau dong?

Dikutip dari jakarta-tourism.go.id – Elang ini adalah salahsatu jenis elang yang hanya ada di Kepulauan Seribu. Elang Bondol ini ditetapkan sebagai maskot Jakarta lewat keputusan Gubernur Nomor 1796 tahun 1989 di masa pemerintahannya Ali Sadikin.

Keputusan Gubernur ini memutuskan Elang berwarna cokelat dan berkepala putih dengan bertengger pada sebuah ranting sambal mencengkram salak condet ini ditetapkan sebagai maskot Jakarta.

Filosofinya adalah Elang Bondol adalah burung yang dapat hidup lama bahkan hingga 70 tahun. Elang bondol juga adalah unggas yang tangguh dan pantang menyerah pada keadaan. Jakarta diharapkan bisa menjadi kota yang tangguh dan dapat mempertahankan eksistensinya.

Lalu kamu akan bertanya apa hubungannya dengan Pulau Kotok?

Hubungannya jelas kok, ga kayak hubungan aku dan kamu. Pulau Kotok ini dijadikan tempat konservasi Elang Bondol yang keberadaannya nyaris punah.

Bagian wilayah konservasi ini dihuni oleh beberapa orang saja yang bertugas mengurusi kebutuhan elang bondol disini. Saat ini, terdapat 29 elang bondol yang dirawat di lahan konservasi seluas dua setengah hektar ini. Setiap tiga bulan sekali dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk memeriksa kondisi fisik dari elang bondol. Elang bondol yang akan dilepas liarkan diharapkan dalam keadaan sehat fisik. Sementara itu, pemberian makan dilakukan sebanyak lima hingga enam kali dalam seminggu. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan karakter aslinya sebagai burung liar yang biasa hidup di alam bebas.

Aku senang sekali bisa bercerita banyak dengan pengurus konservasi ini. Aku jadi tahu bahwa pusat konservasi dan rehabilitasi elang bondol ini diresmikan pada tahun 2004. Pusat konservasi ini dikelola oleh L-S-M Jakarta Animal Aid Network yang bekerja sama dengan Taman Nasional Kepulauan Seribu dan BKSDA DKI Jakarta. Tahun 2017, PT Pertamina Persero juga turut menyokong kegiatan perawatan serta pemantauan elang bondol dan pemugaran kandang. Konon, pusat konservasi elang bondol didirikan akibat terus menurunnya populasi satwa endemik kepulauan seribu ini.

Saat ini benar jika status Elang Bondol sudah termasuk ke dalam kategori terancam punah. Makanya pemerintah setempat berusaha untuk bisa melestarikan Elang Bondol ini dengan cara melepaskan elang bondol dewasa ke alam bebas. Terhitung tahun 2019, sudah ada 80 ekor elang yang dilepas liarkan ke alam bebas.

Tak hanya elang bondol, terdapat pula beberapa jenis elang yang direhabilitasi di area ini yakni elang laut perut putih dan elang ikan kepala abu.

Oh iya, selain usaha pelestarian, pemerintah dan aparat berwajib juga terus melakukan pencegahan dan penindakan bagi para pelaku penyelundupan elang bondol serta elang langka lainnya.

Kamu harus jadi tim yang membantu pemerintah ya. Jangan biar kan elang bondol benar-benar hilang keberadaannya diantara kita semua. Karena, hingga saat ini satwa yang dijuluki layang-layang sang brahma ini juga merupakan top predator yang memiliki peran penting dalam ekosistem serta rantai makanan.

pulau kotok elang bondol

41 Komentar

  • Antin Aprianti

    Blue Lagoonnya keren ih ….
    Asik ya wisata ke Pulau Kotok, selain bisa snorking dan foto-foto di blue lagoon, bisa lihat konservasi elang bondol juga.

    • Nia Devy

      Aku suka ga tega sama hewan yang mau punah, padahal rentan umurnya bisa sampai 70 tahun ya. Tapi kalau enggak dijaga dan terus diburu tetap akan punah. Semoga tempat konservasinya selalu difasilitasi dengan baik, supaya maskotnya Jakarta bisa terus ada sampai anak cucu kelak.
      Thank youuu kak buat referensinya, menambah wawasan baru buat aku. Nice

    • Evi Oktaviani

      Belum pernah mampir ke pulau Kotok. Semoga nanti ada kesempatan singgah, menengok maskot kota Jakarta Elang Bondol😉

  • Retno Nur Fitri

    nama pulaunya unik tapi pemandangannya jelas indah banget kak. cerita tentang Elang Bondol aku baru tau nih, hewan langka yang harus tetap dijaga dan dilindungi kehidupannya untuk di masa yang akan datang

    • Dian Restu Agustina

      Semoga elang bondolnya enggak punah ya..biar tetap menyemangati warga Jakarta agar tangguh dan oantang menyerah menghadapi keadaan.

      Keren Pulau Kotok-nya

  • Tuty Prihartiny

    Keren euy kak chaca sampai dua kali ke pulau klotok. Sekalipun saya belum. Apalagi tentang konservasi Elang Bondol maskot ibukota Jakarta. BTW selama di sabana, kak chaca sempat bertemu Elang Bondol yang sedang terbang bebas di sekitar P Kotok, ndak?

    • Taumy Alif

      Saya pun tahu Elang Bondol dari kepulauan seribu gara2 ikut acara writingthon Jakarta. Dan sekarang, dapat tambahan info lagi dari artikel caca

  • Rivai H

    Aku baru tahu jika elang bondol adalah maskot jakarta. Mungkin sudah jaramg dipakai juga, jadi belum dikenal masyarakat luas.

    Peran burung elang sebagai pemburu di tingkat paling atas dalam rantai makanan memang sangat berpengaruh dalam keseimbangan ekosistem. Oleh sebab itu, burung elang termasuk satwa yang dilindungi.

  • Nur Husna Annisa

    Elang Bondol tinggal 29 ekor yang dipelihara khusus di pulau itu, dan 80 sudah dilepaskan. Jadi tinggal 109 dong. Semoga 80 ekor itu tidak diburu oleh orang-orang yang tdk bertanggung jawab

    • Kalena Efris

      Pas ke Pulau Kotok yang kedua kalinya, kamu tidur di depan resort lagi ga beb? wkwk. Btw blue lagoonnya cakep bebb, apalagi foto berdua in framenya #ehh

  • Putri Reno

    Sayang potret elang bonggolnya ga ada. Aku jadi harus googling dulu. Belum kenalan soalnya sama elang bonggol. Syukurlah akhirnya pemerintah ikut andil dalam melestarikan elang bonggol.

    Fakta yang mencengangkan adalah ekosistem dibumi sedang sekarat. Karena beberapa faktor. Aku mau kenalan dulu sama elang bonggol, nice share kak. Yuk mari.

  • Febi

    Nice info :)..

    Saya tertarik dengan tempat konservasinya..
    Kayaknya seru ya..
    Apakah boleh untuk kunjungan umum ?..
    Apa perlu syarat-syarat khusus ?..

  • Kartini

    Biasanya walaupun ada desas desus serem gitu, kalo perginya barengan malah jadi penasaran sih yaa Kak. Eh itu kalo aku sih.. Aku baru denger tentang Pulau Kotok ini, aku emang ga banyak tau sih pulau-pulau apa aja yg ada di Kepulauan Seribu dan emang blm pernah satu pun pulau di kepulauan seribu yg pernah aku kunjungi.

    Blue lagoonnya bagus, tapi kayak agak misty misty gitu yaa kak hihi

    • Yunita Tresnawati

      Baguss banget pulaunya. Belum pernah ke Pulau Kotok deh aku. Pengen juga liat elang bondol yg selama ini cuma bisa liat gambarnya aja

  • Lenifey

    Wah informasi baru nih.. kalo di salah satu pulau di kepulauan seribu jadi tempat untuk konservasi elang bondol. Semoga elang bondol tidak di buru manusia. Jadi keberadaannya akan selalu ada sampai anak cucu kita. Umurnya lumayan panjang juga nih elang bondol. Bisa sampai 70 tahun

    • Ifa Mutia

      Wah ada blue lagoon di pulau Kotok ya..
      Menarik juga.

      Ada konservasi Elang Bondol juga ya disana. Selama ini lihat Elang Bondol hanya di Kebun Binatang Ragunan.

  • Suci Margi Pangesti

    Kupikir ondel-ondel lho maskot Jakarta tuh. Ternyata Elang Bondol. Belum pernah liat pun penampakannya seperti apa.
    So, kapan ngajakin aku ke pulau Koyok sambil liat Elang Bondol, bebs?

  • Lisa Fransisca

    Wah aku malah baru tahu kalau elang bondol ini maskot Jakarta. Tapi sering lihat di transjakarta.

    Btw, keren banget Kak udah ke Pulau Kotok 2 kali, aku belum pernah malah. Seru ya ngobrol dengan penjaga kawasannya.

    Semoga dengan segala usaha pemerintah, populasi elang bondol semakin meningkat ya.

    • Mrs.kingdom17

      Wahhh aku baru tahu cerita asal muasal maskot Jakarta. Seru banget ya mba, berlibur sambil belajar. Sedih ya keberadaan burung Elang bondol justru terancam punah, semoga konservasi yg ada ttp menjaga kelestarian burung endemik ini.

  • Titi

    Kakak aku salah fokus gara2 typonyg kk lakukan. Plis jgn jd kaya aku yang typo muluk, hha.

    … bertengger pada sebuah ranting sambal …

    Wkwkwk. Jd rantingnya ada sambalnya apa gimana kak?? Hhi

    Apakah kk bertemu dengan si elangnya? Dari cerita kk aku jd pengen ketemu dia. Kek nya gagah sekali doi. Layang2 brahma.. waw

  • Cha

    Pulau kotok dari nama pulaunya lucu, pernah diajakin ngecamp tp gak berani ah ditambah baca ulasan ka caca yg katanya orang orang bicara ada hantunya hiiiii… Elang bondol semoga gak punah aamiin

  • Mose

    Bisa jadi salah satu alternatif untuk pembelajaran nih untuk datang ke konservasi elang bondol yang ada di pulau kotok. Semoga populasinya tetap terjaga, biar anak cucu bisa melihat langsung tidak sekedar lihat dari buku.

  • Moses Adrian

    Bisa jadi salah satu alternatif untuk pembelajaran nih untuk datang ke konservasi elang bondol yang ada di pulau kotok. Semoga populasinya tetap terjaga, biar anak cucu bisa melihat langsunh tidak sekadar lihat dari buku.

  • endah marina

    sudah pernah dengar juga akutuh mengenai Pulau Kotok ini, tapi sampai sekarang belom pernah kaki ini menginjak
    ke pulau itu kak. penasaran banget sejujurnya mau liat langsung si Elang bondol seperti apa. apalagi view pulau kotok yang indah kata temenku yg sdh pernah kesana.. duhh jd makin mupeng

  • Agnes Nainggolan

    Penasaran sama Elang Bondolnya, wah bisa rawan dong populasi mereka kalo tempat konservasinya juga sekaligus jd tempat wisata ya ka? Habitatnya juga di pulau Kotok kah?

  • Diah Sally

    Baru tau aku kalau Pulau Kotok ini ada di P. Seribu. Asyik kali yaa.

    Tak ada foto Elang Bondolnya, aku pingin ngecek itu si Elang nya beneran bondol atau keriting?

    Anyway foto di akhir itu lagi nyampain rentang tangan dengan sayap elang atau rentan tangan posisi minta dipeluk sama abangnya? Hahhaha

  • ristiyanto

    Kirain maskot Jakarta itu ondel-ondel, ternyata Elang Bondol ya.
    BTW, saya malah antusias sama orang yang peduli dengan konservasi, termasuk untukElang Bondol ini.

  • penceritadunia.com

    Pulau kotok ini kok keren banget ya.
    Duh.. kepulauan seribu ini memang harus didatangi satu persatu kayaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!