Kara Santan Kelapa Kemasan No. 1, Andalan Keluarga Indonesia

Ngobrolin santan, aku mau bilang kalau KARA santan kelapa kemasan no.1 andalan keluarga Indonesia. Mengapa? Simak terus ceritaku ya !!!

KARA SANTAN KELAPA KEMASAN WARISKAN RESEP JUARA DI MASA PANDEMI

Berawal dari aku yang anaknya agak gampang panik, ketika harus menyiapkan sarapan jelang beranjak ke kantor. Suka bingung saat aku bangun pagi, buka kulkas udah ga tau mau masak apa? Sementara sebagai perempuan berdarah minang, hampir semua makanan yang pas di lidah itu menggunakan santan kelapa. Kita sebut saja semacam ketan goreng atau mau bikin bubur kacang hijau saja aku butuh santan kelapa. Disamping itu, aku ga mungkin banget untuk stok santan kelapa yang cuma bisa aku beli di akhir pekan. Bisa basi nanti stok santan kelapa yang aku punya.

Bersyukur sekali aku dapat solusinya dalam virtual talkshow yang diadakan Tetra Pak Indonesia bersama dengan KARA yang mengangkat tema Wariskan Resep Juara Kuliner Nusantara. 15 oktober 2020 lalu. Acara ini menghadirkan Ibu Sisca Soewitomo, legenda dan pengamat kuliner nusantara dan Devina Hermawan sebagai pegiat kuliner sekaligus ibu rumah tangga modern.

narasumber santan kelapa kemasan

Devina Hermawan menceritakan kondisinya harus terus beraktivitas dan menjalankan sejumlah peran. Menjadi seorang ibu dan pegiat kuliner, tentunya ia tetap ingin berkreasi menciptakan beragam resep juara yang praktis, higienis, dan tetap disukai untuk anak – anak dan keluarga.

Menurut devina, KARA santan kelapa kemasan adalah salah satu produk yang harus tersedia di dapur untuk memperkuat cita rasa tanpa perlu repot memarut dan memeras santan secara manual.

Lewat talkshow ini aku dapat ilmu baru bahwa jika kita ingin punya stok santan kelapa yang higienis dan teruji aman kualitasnya aku bisa andalkan KARA santan kelapa kemasan.

Mengapa?

KARA santan kelapa kemasan sudah dilengkapi dengan teknologi Ultra High Temperature (UHT) dan enam lapisan kemasan aseptik dari Tetra Pak. Teknologi ini  dapat memastikan produk santan kelapa kemasan ini higienis, mudah dipakai, dan bernutrisi.

Teknologi UHT ini sudah memastikan bahwa produk santan kemasan telah dipanaskan selama 8-15 detik dalam suhu 140 derajat celcius guna mencapai kondisi sterilitas komersial telah tercapai (Fo ≥ 3 menit). Kondisi ini membunuh bakteri jahat dan mikroba Clostridum botulinum, serta mikroorganisme.

KARA santan kelapa kemasan memiliki enam lapisan dalam satu kemasan. Hal ini memastikan umur simpannya tetap terjaga tanpa kehilangan rasa, nutrisi, dan tekstur dari santan secara alami.

Menurut Panji Cakrasantana, Marketing Manager Tetra Pak Indonesia kemasan yang dihadirkan untuk KARA santan kelapa ini memang visi perusahaan Tetra Pak Indonesia, yang ingin memenuhi kebutuhan konsumen di tengah pandemi. Dimana konsumen tentu membutuhkan produk yang dapat digunakan secara praktis dan higienis sembari melakukan beragam aktivitas di rumah saja.

Ibu Sisca Soewitomo, legenda dan pengamat kuliner nusantara yang diikut sertakan sebagai narasumber pada talkshow ini juga ikut menceritakan bahwa perjalanan konsumen, khususnya ibu rumah tangga, dalam kebutuhannya akan santan kelapa.

“Dulu tentu kita harus memotong, memarut, dan memeras kelapa untuk mempersiapkan dan memasak santan. Sekarang, zaman dan kebutuhan kita telah berubah, tentunya kita membutuhkan produk dan bahan masakan yang mudah dipakai dan tetap higienis terutama pada kondisi pandemi saat ini”.

Menurut ibu Sisca sendiri, santan kemasan bisa dipakai dalam sebagai bahan pokok atau tambahan beragam kuliner nusantara, mulai dari sajian utama keluarga hingga jajanan tradisional.

Aku tentu setuju banget dengan ini. Terbukti dengan sarapan pagiku lebih indah kalau sudah punya stok KARA santan kemasan di rumah. Aku jadi bisa bikin bubur kacang hijau andalanku kapanpun aku mau.

santan kelapa kemasan

KARA santan kelapa kemasan punya Challenge #CookFromHome

Masa pandemi seakan menghukum? Atau sebenarnya mengasah hobi memasak bagi para ibu? Namun mampu menGhidangkan masakan yang higinies dan teruji kualitasnya adalah tantangan terbesar para ibu dalam keluarga.

Oleh karena itu, Sambu Group yang merupakan perusahaan yang menhasilkan KARA santan kelapa kemasan mengadakan KARA Cook from Home Challenge #WariskanResepJuara untuk mendukung para ibu rumah tangga, berkreasi dan tetap menciptakan resep andalan untuk keluarga. Selain itu, challenge ini juga ajakan untuk warga Indonesia agar jangan menyerah dalam masa-masa sulit selama pandemi dan ayo memulai industri kuliner rumahan dengan memanfaatkan KARA santan kelapa kemasan.

Sejalan dengan yang disampaikan Kenedy Hermawan, Brand Manager, PT. Kara Santan Pertama. Ia berharap dengan tema wariskan resep juara, para ibu rumah tangga bisa membagikan resep juara keluarganya atau resep turun temurun kuliner nusantara agar tetap dilestarikan secara kreatif.

Sebagai informasi, challenge #CookFromHome sudah berlangsung secara rutin di media sosial Instagram dan akan menghasilkan pemenang utama, pemenang favorit, dan pemenang terpilih dengan hadiah jutaan rupiah.

Periode KARA Cook from Home Challenge berikutnya diadakan sampai November 2020, nanti pemenang akan diumumkan lewat media sosial Sisca Soewitomo, Devina Hermawan, dan KARA.

Kamu jangan mau ketinggalan ya, siapkan resep juara andalan keluarga pilihan kamu !!!

16 Komentar

  • Aminnatul Widyana

    Aku juga suka banget pakai santan instan merk kara ini. Soalnya praktis banget tinggal tuang saja dan enggak perlu marut kelapa sm peras santan lagi

    • Icha Marina Elliza

      Kara ini andalan banget buatku mba.. apalagi saat butuh bikin cake kayak cake pandan. Mhhh wanginya semerbak banget. Belum sampe 5 menit keluar oven kadang udah abis dicemilin anak di rumah.

  • Suciarti Wahyuningtyas (Chichie)

    Santan Kara itu emang andalan sekali deh untuk masakan dan makanan yang membutuhkan santan. Karena ini tuh lebih praktis tinggal tuang saja sesuai dengan takaran setiap menu yang akan kita masak.

    • Agatha Revindra Widori

      Santan Kara memang selalu jadi teman masak aku Mba, pernah bikin kue talam pun rasanya makin gurih. Dan lebih praktis dalam penggunaannya.

  • Yanti

    Kara tuh solusi banget buat masak yang lagi buru2 tapi kepimgin masakan santan yang lezat kebayang banget dlu harus marut manual duh lamaa skrang tinggal pakai Kara bisa terhidang opor yang lezat nih

  • Intan Daswan

    Aku tuh kalau pakai santan, harus Kara loh. Soalnya bisa bikin masakan lebih sedap gitu. Pokoknya harus punya stok di dapur, biar kalau pengen masak yang bersantan, nggak mesti ribet.

    • Diah Alsa

      KARA ini emang penyelamat dapur banget deh, wajib stock emang. Secara makanan dengan santan itu emang bisa bikin nafsu makan meningkat ya, enaakk.
      Jadi pengen ikutan challengenya juga nih.

  • Nia Haryanto

    Wah, urusan santan sih, sejak ada KARA, udah gak bisa pindah ke lain merk dan gak mau bikin sendiri juga. Ribet. Mau masak apa pun, tinggal cur aja deh. Aku malah selalu nyetok. Aku kan ikut KFLS, jadinya KARA ini udah kayak camilanku deh. 😀

  • Dian Restu Agustina

    KARA, higienis, praktis jadi santan kelapa andalan saya. Kapanpun dibutuhkan tinggal pakai Kara saja santannya. Aman dan terjaga kualitasnya dengan kemasan yang ada ya…jadi tenang masaknya

  • April Hamsa | Parenting Blogger keluargahamsa.com

    Wah ada challengenya ya, aku juga nih pakai Kara santen di rumah buat masak dan bikin minuman. Lebih praktis pakai kara krn gak usah parut dan peres2 parutan kelapa lagi.

  • nurhilmiyah

    Buat ibu2 sibuk kayak saya KARA ini selalu tersedia deh di kulkas, kl mau bikin apa2 dg cepat, semakin mudah dg KARA. Dengan teknologi Ultra High Temperature dan 6 lapisan kemasan aseptik, KARA tetap higienis dan terjaga ya nutrisinya

  • MpoRatne

    Benar orang minang suka makan bersantan. Karena makin lama proses masak maka makin gurih, contohnya rendang.

    Kara sahabat para ibu di saat malas meras kelapa

  • Merry Olivia

    Aku pakai santan KARA biasanya buat rambut. Soalnya aku hampir ga pernah masak, masak air sama indomie kan ga diitung masak ya kak >.<

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!